5 Manfaat Ikan Lele untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

Posted on

Harga Ikan Lele – Ikan lele merupakan keliru satu type ikan yang paling banyak digemari masyarakat Indonesia. Baik anak-anak hingga orang dewasa banyak menyukai ikan type ini gara-gara mempunyai rasa yang khas dan ringan diolah. Bagi Anda yang gemar mengonsumsi ikan ini, lihat kegunaan ikan lele bagi kesehatan tubuh di dalam artikel ini.

Berbagai kegunaan ikan lele
1. Rendah kalori dan lemak
Dalam 100 gram porsi ikan lele hanya mempunyai kandungan lebih kurang 122 kalori dan 6,1 gram lemak.

Meski rendah kalori dan lemak, perlu bagi Anda untuk mencermati porsi makan sekaligus cara mengolahnya. Jika tidak, persentase kalori, lemak, serta kolesterol di dalam ikan lele justru meningkat.

Untuk mencegah perihal tersebut, menjauhkan memproses ikan lele dengan cara digoreng. Sebagai gantinya, cobalah metode matang dikukus, direbus (dijadikan sup), dibakar atau dipanggang. Selain itu, ada baiknya Anda memvariasikan pilihan lauk pauk Anda setiap hari. Semakin bervariasi, semakin kaya dan seimbang pula asupan nutrisi bagi tubuh keluarga Anda.

2. Sumber protein lengkap
Ikan lele mempunyai kandungan protein memiliki kwalitas tinggi sebanyak 15,6 gram di dalam tiap ekornya sehingga mampu mencukupi kebutuhan asam amino yang diperlukan tubuh Anda. Protein memiliki kwalitas tinggi selanjutnya membantu tubuh Anda membangun massa otot tanpa lemak. Tidak hanya itu, persentase protein di dalam ikan lele terhitung membantu menambah efektivitas fungsi kekebalan tubuh Anda.

3. Sumber vitamin B-12
Ikan lele mempunyai kandungan kadar vitamin B-12 yang benar-benar tinggi. Satu ekor ikan lele saja diketahui mempunyai kandungan 40 % asupan vitamin B-12 yang direkomendasi setiap hari. Sebagai bagian berasal dari vitamin B, vitamin B-12 pada ikan lele benar-benar perlu untuk membantu memecah makanan yang Anda mengonsumsi sebagai energi. Tidak hanya itu, vitamin yang larut di dalam air terhitung berperan perlu untuk kegunaan otak, proses saraf, serta pembentukan darah.

4. Rendah merkuri
Hampir seluruh ikan mengandung merkuri. Merkuri adalah sejenis logam berat hasil buangan berasal dari limbah pabrik dan tempat tinggal tangga. Di di dalam air, merkuri beralih menjadi zat yang disebut dengan metilmerkuri yang berikatan dengan protein di dalam otot ikan.

Jika Anda mengonsumsi ikan atau makanan laut lainnya yang mempunyai kandungan merkuri, maka persentase merkuri di dalam daging ikan dapat masuk ke di dalam tubuh Anda. Penumpukan merkuri di dalam tubuh di dalam jangka panjang mampu mengakibatkan masalah kesehatan, seperti keracunan merkuri hingga lebih-lebih kerusakan saraf, terlebih pada bayi dan anak-anak.

Kabar baiknya, Environmental Protection Agency mencantumkan ikan lele sebagai keliru satu ikan yang paling banyak dikonsumsi dan rendah merkuri.

Meski demikian, menghambat mengonsumsi ikan lele direkomendasi untuk kurangi risiko Anda terkena paparan merkuri. Terutama seandainya Anda sedang hamil, gara-gara persentase merkuri yang tinggi mampu membahayakan janin Anda. Pada umumnya, ikan lele aman untuk dikonsumsi sebanyak dua hingga tiga kali di dalam seminggu.

5. Mengandung asam lemak sehat
Rutin makan ikan lele adalah cara ringan untuk menambah asupan asam lemak omega-3 dan omega-6 di dalam tubuh. Hal ini gara-gara satu ekor ikan lele menyediakan 220 mg asam lemak omega-3 dan 875 mg asam lemak omega-6. Kedua nutrisi ini berperan di dalam kesehatan jantung dan kegunaan kognitif.

Meski demikian, penelitian mengungkap, asam omega 6 mampu mempengaruhi proses pembekuan darah dan rentan pada proses oksidasi. Karena perihal tersebut, asam omega 6 menambah risiko penggumpalan darah.

Itu sebabnya, untuk menyita kegunaan ikan lele sekaligus menghimpit risikonya, sebaiknya batasi mengonsumsi ikan lele semestinya saja.