4 Asuransi Yang Perlu Dimiliki

Posted on

Dalam mengelola keuangan keluarga, selain menabung dan berinvestasi, asuransi adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Asuransi terhadap dasarnya punya tujuan untuk menjaga diri dan keluarga kami dari kerugian finansial. Dalam bhs formalnya, asuransi merupakan bagian dari manajemen risiko. Namun di dalam bhs sehari-hari risiko barangkali mampu dikonotasikan sebagai musibah.

Musibah pasti dialami oleh tiap-tiap orang tetapi kapan dan besar kecilnya musibah tidak mampu kami prediksi. Musibah mampu membuat kerugian baik moril maupun materiil. Asuransi merupakan langkah kami untuk kurangi kerugian materiil yang wajib kami tanggung. Paling tidak ada 4 asuransi yang wajib dimiliki supaya situasi keuangan keluarga kami tidak terganggu kala kami tertimpa musibah.

1. Asuransi Jiwa
Apa yang akan berlangsung kalau kami sebagai orang tua yang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari meninggal dunia. Tentu kehidupan dan situasi keuangan keluarga akan terganggu. Asuransi jiwa berikan bantuan dari risiko meninggal dunia dikarenakan sakit atau kecelakaan terhitung risiko hilangnya pendapatan disebabkan dikarenakan cacat tetap.

Sekarang ini produk asuransi jiwa sangat bervariasi. Namun, kami kenali saja 3 type asuransi jiwa yang banyak di tawarkan oleh perusahaan asuransi.

Asuransi Jiwa Berjangka (Term Insurance), adalah asuransi yang mengimbuhkan bantuan di dalam jangka waktu khusus (misalnya : 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun) bersama pembayaran premi sekali saja atau dicicil tiap-tiap tahun. Perusahaan asuransi cuma membayarkan Uang Pertanggungan kalau tertanggung meninggal dunia terhadap waktu polis masih berjalan. Namun kalau masa polis udah habis, dan tertanggung masih hidup, maka perusahaan asuransi tidak membayarkan Uang Pertanggungan.

Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance), terdapat 2 komponen di dalam asuransi ini, yakni komponen proteksi jiwa dan komponen tabungan. Jadi, kala tertanggung masih hidup terhadap waktu jangka waktu polis habis, tertanggung tidak mendapat Uang Pertanggungan tetapi masih mendapat sejumlah duit dari komponen tabungan yang udah dibayarkan cocok dengan planyang disepakati.

Asuransi Jiwa Unit Link, selain komponen proteksi terhadap asuransi ini terhitung terdapat komponen investasi. Biasanya pemegang polis lebih tekankan komponen investasi dibanding komponen perlindungannya. Tertanggung akan membayarkan sejumlah premi dimana beberapa dari premi selanjutnya akan dibelikan unit investasi oleh perusahaan asuransi cocok dengan planyang udah dipilih. Jika jangka waktu polis berakhir dan pemegang polis masih hidup, maka unit investasi akan dikonversikan menjadi nilai tunai. Asuransi type ini banyak diminati dikarenakan biasanya dana diinvestasikan terhadap reksadana yang mengimbuhkan imbal hasil yang memadai tinggi. Sehingga selain meraih perlindungan, pemegang polis terhitung meraih fungsi dari investasi.

Hal penting di dalam asuransi jiwa adalah memutuskan besarnya Uang Pertanggungan atau duit yang akan dibayarkan oleh pihak asuransi kepada ahli waris terhadap waktu tertanggung meninggal dunia atau terhadap waktu berakhirnya jangka waktu polis.

Jangan hingga kami membayar premi melebihi dari bantuan yang kami butuhkan. Besarnya Uang Pertanggungan mampu dihitung berdasarkan pendapatan bulanan atau mampu terhitung dihitung berdasarkan kebutuhan ekonomi yang wajib dipenuhi layaknya ongkos pendidikan, hutang yang tidak dilindungi asuransi dan lain-lain.

2. Asuransi Kesehatan
Sepertinya tidak ada satu pun dari kami yang tidak pernah sakit, dan tidak jarang kala kami sakit kami wajib mengeluarkan ongkos penyembuhan yang memadai besar. Untuk itulah kami wajib mempunyai asuransi kebugaran yang mengimbuhkan pindah rugi dikarenakan sakit berbentuk ongkos obat, ongkos rumah sakit dan biaya-biaya lain yang tertuang di dalam polis.

Yang penting diperhatikan di dalam asuransi kebugaran adalah ongkos apa saja yang diganti, ongkos apa saja yang tidak diganti, dan limit penggantian biaya. Jadi, besarnya premi yang dibayarkan pilih kuantitas maksimum penggantian ongkos rumah sakit layaknya type kamar/biaya kamar per hari, maksimum ongkos operasi, dan lain-lain. Semakin besar premi yang dibayarkan semakin besar pula benefit yang diterima oleh tertanggung.

Biaya yang diganti, biasanya meliputi ongkos rawat inap (biaya kamar, operasi, alat-alat kesehatan, tes laboratorium, konsultasi dokter, ambulans, dan obat-obatan). Sebagai jaminan tambahan (rider/tidak mampu dibeli tersendiri) biasanya diganti terhitung ongkos untuk rawat jalur (konsultasi dokter dan obat) dan juga ongkos melahirkan. Biaya yang tidak diganti, biasanya adalah ongkos sakit yang disebabkan dikarenakan mengonsumsi minuman keras, narkoba, bunuh diri, cacat bawaan, aborsi, dan lain-lain.

Pada waktu ini udah banyak perusahaan asuransi yang tawarkan jaminan tambahan (dengan menambahkan premi tentunya) untuk penyakit-penyakit kritis. Seperti gangguan ginjal, stroke, kanker, dan sekitar 48 penyakit kronis lainnya.

Saat ini pemeritah udah mewajibkan tiap-tiap masyarakat mempunyai asuransi kebugaran lewat program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat.

3. Asuransi Kendaraan
Asuransi kendaraan mampu menjadi lebih banyak dimiliki dibanding asuransi jiwa. Kenapa? dikarenakan biasanya tiap-tiap pembelian kendaraan baru bersama skema kredit, otomatis diasuransikan oleh pihak leasing atau pemberi kredit. Di kota-kota besar bersama lalu lintas yang padat dan tingkat kejahatan yang tinggi terhitung mengharuskan kami mempunyai asuransi kendaraan bermotor.

Yang penting diperhatikan dari asuransi kendaraan bermotor adalah, hal-hal apa saja yang tidak diganti oleh pihak asuransi kalau berlangsung kecelakaan atau kehilangan.

Ada dua type asuransi kendaraan bermotor, yakni asuransi All Risk dan Total Loss Only. Pada asuransi kendaraan All Risk, asuransi mengganti semua kerugian menjadi dari rusaknya kecil (di atas nilai risiko sendiri) hingga kerugian dikarenakan kehilangan kendaraan. Namun terhadap asuransi Total Loss Only, perusahaan asuransi baru mengimbuhkan pindah rugi kalau rusaknya meraih 75% atau lebih dari nilai pertanggungan atau kalau kendaraan kami hilang.

4. Asuransi Kebakaran
Mungkin masih jarang kerluarga yang mempunyai asuransi kebakaran, terutama keluarga yang tinggal di perumahan yang udah rapih supaya rasanya kecil barangkali berlangsung kebakaran. Namun, sekali ulang musibah mampu datang  di luar dugaan atau perkiraan kita. Apalagi kalau rumah yang kami tinggali terhitung merupakan area usaha rumahan layaknya usaha catering, salon, atau butik, sangat penting untuk dilindungi bersama asuransi kebakaran.

Seperti halnya asuransi yang lain, penting diperhatikan hal-hal apa saja yang tidak diganti di dalam asuransi kebakaran. Ada baiknya, kala mengasuransikan rumah dari kebakaran kami terhitung mengimbuhkan asuransi untuk barang-barang bernilai yang ada di di dalam rumah terutama kalau kami terhitung lakukan usaha di rumah yang kami tinggali. Barang-barang ini wajib dideklarasikan bersama rinci berkenaan tipe, usia dan jumlahnya, supaya kalau berlangsung kebakaran kami mampu meraih penggantian yang sebanding bersama kerugian yang kami alami.

Demikianlah 4 asuransi yang wajib dimiliki, supaya situasi keuangan kami terlindungi dari musibah yang mampu menimpa kami kapan saja. Mari Berasuransi untuk keluarga yang lebih sejahtera.